,

Dinas Perikanan Kabupaten Sukamara Mendampingi Dislutkan Kalteng Membuka Gerai Layanan NIB Bagi Nelayan Kecil di Sungai Damar

gerai layanan penerbitan nib nelayan sungai damar

Pagi yang masih penuh harapan untuk hidup lebih baik dan bisa dapat haknya sebagai manusia akan selalu diusahakan untuk keluarga dan orang-orang yang dicintai.

Bukan hanya semata soal ekonomi atau uang, kehidupan yang lebih baik dengan badan sehat, udara bersih, air bersih, dan lingkungan bersih merupakan hak kita semua.

Namun, pagi itu masih ada harapan dan hak hidup atas udara bersih mengandung oksigen itu masih terbatas.

Kita masih terus berjuang dan berharap untuk udara Kalimantan ini bisa lebih baik dan segar lagi.

Semuanya perlu usaha dan rasa peduli untuk hidup di bumi yang kita pijak.

Sulitnya di musim kemarau yang kering ini selain ancaman kekeringan air bersih, kesehatan paru-paru juga mengancam.

Asap masih menghantui kita. Banyak yang harus kita kurangi atau tunda, misalnya keluar rumah untuk pergi ke kantor.

Kalau kepagian asap masih mengepung hidung dan tenggorokan.

Termasuk sedikit menunda keberangkatan perjalanan untuk pelayanan ke desa.

Kamis 04 September 2026, jam 09.00 WIB pagi kami punya jadwal untuk mendampingi tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah ke Sungai Damar.

Jadwalnya kami akan membuka gerai layanan penerbitan Nomor Izin Berusaha (NIB) untuk nelayan kecil di Desa Sungai Damar.

Roda mobil berputar kami pun melintasi jalan yang dulunya padang rumput pasir yang hijau itu telah berubah muka.

Hampir sepanjang jalan itu pohon-pohon akasia dan rumput yang dulu hijau sudah hitam seperti aspal jalan.

Entah bagaimana perjuangan tim pemadam kebakaran dan relawan, tapi yang jelas kami sangat salut pada mereka yang telah berjuang habis-habisan.

Sekitar 45 menit perjalanan, ban mobil akhirnya berbelok kiri dan melewati pintu gerbang masuk kompleks pemerintah desa.

Rem mobil diinjak, mobil berhenti, kami pun keluar dari mobil.

Langkah kaki satu persatu memasuki ruangan kantor desa. Kami disambut tumpukan tinggi beras 5 kg-an yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Tapi tentunya bukan kami yang akan membagikan.

Berjabat tangan dengan tim dari Provinsi dan pemerintah desa. Berkoordinasi sebentar untuk mempersiapkan pembukaan dan konsep pelayanan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dan arahan untuk nelayan dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukamara dan Provinsi.

Pelayanan penerbita NIB kami mulai setelah sesi foto bersama.

Sambil menikmati snack yang sudah disiapkan, satu demi satu nelayan mulai duduk di depan kami.

Menyerahkan KTP dan surat perahu atau pas kecil jika ada.

Di sistem pelayanan yang serba digital masih terasa sulit bagi kami. Tidak semua nelayan punya HP android.

Surat elektronik atau email penting bagi kita untuk membuka layanan perbitan NIB.

pelayanan NIB Sungai Damar

Dari email itu akan terkoneksi untuk mendaftar akun pada sistem Online Single Submission (OSS).

Butuh kesabaran. Itu juga harus kami akui.

Jaringan internet yang masih belum merata dengan kualitas yang baik di Kabupaten Sukamara masih jadi kendala.

Namu, keadaan ini masih jauh lebih baik dari sebelumnya.

Setelah melalui serangkaian percakapan untuk melengkapi data di dalam sistem, NIB terbit.

Mayoritas yang merupakan nelayan kecil penangkap udang dan ikan itu pun memiliki NIB dengan kode KBLI 03110.

Kode KBLI itu menerjemahkan kalau nelayan Sungai Damar melakukan usaha penangkapan ikan dan biota air lainnya seperti krustasea (udang).

Selama kegiatan berlangsung tidak ada kendala lebih selain jaringan internet.

Sistem OSS yang juga udah lebih baik sangat membantu untuk meredam tekanan darah.

Hingga akhirnya selesai kegiatan ini, nelayan Sungai Damar masih belum bisa kami fasilitasi semuanya.

Mungkin di lain waktu akan ada gerai seperti ini yang merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi.

Baca Juga: Identifikasi Penerima Rekomendasi BBM JBKP dan JBT Nelayan